HIMASAL TEMANGGUNG ADAKAN MUJAHADAH KHIRZUL JAUSAN KE 4

11 Juli 2009

10/07/09

Suasana meriah tampak pada seluruh santri Lirboyo Temanggung yang tergabung dalam Himasal pada sebuah kegiatan mujahadah yang dilaksanakan Jumat kemarin 10 Juli/09 di Pondok Pesantren Kalipaing Jumo Gemawang Temanggung.

Mujahadah dimulai

Mujahadah dimulai

Kegiatan yang disebut dengan mijahadah khirzul jausan ini dilaksanakan tiap Hari Jumat legi selapan sekali di tempat yang berbeda-beda. Kegiatan

K.BAZARI

K.BAZARI

KH.N.BADRI

KH.N.BADRI

telah dilaksanakan kurang lebih baru empat kali. Hingga saat ini kegiatan masih murni hanya mujahadah Khirzul jausan tanpa ada pengajian ataupun pembahasan organisasi, walau sesekali diselingi dengan beberapa pemberitahuan dan informasi.

Walau kegiatan ini hanya berupa mujahadah, namun ternyata banyak diminati oleh teman-teman santri, terbukti pesertanya kian bertambah.

Mujahadah dimulai

Mujahadah dimulai

Acara dimulai dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Bpk. K.Bazari(adik kandung KH.Muslih Pengasuh Pondok Kalipaing yang kini sedang sakit).

Adapun pembacaan khirzul jausan diserahkan pada Bpk. KH N.Badri yang juga sebagai sesepuh kegiatan mujahadah ini. Setelah jam 15.00 Wib kegiatan ditutup dan dilanjutkan takziah menuju Bpk Amin (Menantu KH Muslih) yang mana ayah bapak Amin telah meninggal dunia selasa sebelumnya.

PONDOK PESANTREN KALIPAING

Pintu gerbang Pondok Kalipaing

Pintu gerbang Pondok Kalipaing

Pondok Pesantren Kalipaing adalah sebuah pondok pesantren kecil di kecamatan Gemawang kira-kira 10 km sebelah timur Ngadirejo kabupaten Temanggung. Pondok yang didirikan Simbah Kyai Kalipaing ini telah

berumur lebih dari setengah abad yang lalu dengan santri yang masih sedikit sekali kala itu. Kalaupun toh sekarang telah ada lebih dari duaratus

Complek pondok putri

Complek pondok putri

santri putra/putri, tentu ini adalah berkah dari Simbah pendiri pondok dan gigihnya para generasi berikutnya yang masih berusaha keras mempertahankan ajaran-ajaran kitab kuning.

Bpk.Damanhuri,pengasuh sementara P.Kalipaing

Bpk.K.Damanhuri

Adapun Bpk. KH. Muslih, yang kini menjadi pengasuh pondok tersebut adalah generasi kedua setelah pendiri pondok. Walaupun KH. Muslih kini sedang tidak bisa aktif karena  sakit, namun hal ini sama sekali tidak mempengaruhi santri yang sedang belajar karena KH.Muslih telah mempunyai dua menantu yang cukup mampu dalam urusan madrasah  maupun kitab kuning.

Dua menantu itu adalah Bp.K.Amin dan Bp. K.Damanhuri, keduanya adalah alumni dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Dan kedua menantu itu pulalah yang kini sering mewakili pengajian-pengajian Pak Kyai Muslih di berbagai tempat.

Dibawah ini beberapa gambar lokasi sekitar pondok.

Complek putra P.Kalipaing

Complek putra P.Kalipaing

Gambar

Halaman Masjid PP.Kalipaing

Halaman Masjid PP.Kalipaing

Gambar

Semak belukar mengelilingi pondok

Semak belukar mengelilingi pondok

Gambar

Santri putri, masih malu-malu diphoto

Santri putri, masih malu-malu diphoto

gambar

Peserta mujahadah

Peserta mujahadah

DAFTAR PESERTA YANG HADIR DALAM MUJAHADAH KHIRZUL JAUSAN DI PONDOK KALIPAING

N A M A                                                     :   A L A M A T

1. M. Ikwan                                                    :   Parakan

2  N.Badri                                                        :   Parakan

3. M.Bazari                                                      :    KLP(Kalipaing)

4. Imam Asyari                                             :    Gunubgsari

5. Hadi sofyan                                                :    Mojosari

6. Adilindo__nesia                                      :     Parakan

7. Zaenal Arifin                                             :     Jengkiling  Knd

8. Abdul Hafidz                                             :    Gambasan

9. Huda Syaifullah                                       :    Jl. Amprang Tembarak

10.HM.Budiono                                              :   Bumen Temanggung

11.Bambang.P                                                 :   Bumen Temanggung

12Prasetyo                                                       :   Bumen Temanggung

13.M.Masrur                                                    :   Mandisari Parakan

14.M Mahdi                                                      :   Katekan Ngadirejo

15.M Hasyim                                                   :   Katekan Ngadirejo

16.Fathul munir                                            :   Kundisari Kedu

17.Heri S.                                                         :    Nglondong

18.Z.Fikri                                                          :   Parakan Kauman

19.Makhsun                                                     :   Jetis Parakan

20.Rusdi                                                           :    Tarukan Bansari

21.Zuba’ah                                                       :    Mandisari Prk

22.Z.Abidin                                                     :    Bumen Temanggung

23.Yusri Sulton                                              :    Bumen Temanggung

24.Eko.S                                                             :   Gambasan

25.Arip                                                               :    Tembarak

26.Abdurrohman Ghozali                          :     Gambasan

27.M Choirul Anwar                                     :     Parakan

________________________

BROSUR PENGUMUMAN

BROSUR PENGUMUMAN

WEBLOG SINDORO-SUMBING

8 Juli 2009

Teman-teman yang saya hormati,

Sesuatu yang telah lama kita rencanakan, yaitu membuat blog kini telah jadi dan  sedang kita lihat ini. Membuat blog statis adalah satu hal yang mudah, mungkin tidak hanya satu jam jadi, tapi mengelola blog, bikin halaman, atur widget, file gambar, bikin postingan artikel, semuanya tidaklah cukup hanya satu minggu. Atau terkadang koneksitas internet yang sangat lambat ditambah lagi minimnya pengetahuan tentang internet menjadikan apa yang saya rencanakan  menjadi molor panjang, belum lagi nanti masih harus atur desain, pewarnaan dan sebagainya.

Coba bayangkan, hanya bermodalkan HP Smart dengan bandwit kecil sehingga terkadang satu kali clik, loadingnya bisa menghabiskan dua batang rokok, wah pokoknya susah amat, tapi toh akhirnya jadi juga blog ini, walau tentu saja masih dalam proses perbaikan, penataan dan masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, disinilah saya sangat membutuhkan bantuan teman-teman untuk perbaikan blog ini agar  menjadi lebih baik dan nantinya bisa bermanfaat untuk kita semua. Perlu kita ketahui juga bahwa postingan blog ini masih banyak catut sana-catut sini belum banyak kreasi sendiri. Hal ini harap bisa dimaklumi mengingat sempitnya waktu dan banyaknya kerjaan dirumah yang tak bisa ditinggalkan.

Rekan-rekan yang saya hormati,

Saya berharap, kita semua baik teman-teman lirboyo di temanggung atau alumni Lirboyo tamatan ’91 bisa tukar pikiran, bisa saling komunikasi atau mau ngisi artikel di blog ini sekedar menambah wawasan dan terjalinnya persaudaraan kita. Khusus teman-teman dari Lirboyo memang saya usahakan ada halaman tersendiri. Adapun komunikasi nantinya,  bisa lewat komentar, email, atau kita bisa chat di facebook, dan lain sebagainya.

Kalau nanti ada diantara teman yang bisa bikin blog yang jauh lebih baik dari blog ini, saya merasa senang sekali, dan itu sangat saya harapkan karena blog yang kita lihat ini masih sangat jauh dari harapan. Adapun munculnya blog ini hanyalah sebagai pemicu agar muncul bloger-bloger dari pondok-pondok pesantren khususnya Lirboyo yang nantinya digunakan sebagai alat dakwah.

Salah satu sumber perusak moral bangsa adalah internet, tapi juga perlu diketahui bahwa sumber informasi terlengkap dan tercepat saat ini adalah internet. Majunya tekhnologi selalu membawa dampak positif dan negatif. Menolak internet, adalah satu hal yang tak mungkin, tapi menerima internet-pun harus ekstra hati-hati, karena pernah ada hasil surve menyebutkan bahwa semua netter 90 persen pernah membuka situs-situs panas.. Pondok pesantren saya kira juga masih banyak yang belum saatnya difasilitasi internet. Bisa jadi, bahaya lebih besar dari manfaatnya. Tapi bagi para penulis, para kyai, para da’i atau bahkan para blogger dari kalangan santri sudah seharusnya menjelajah dunia maya.

Para sahabat yang saya cintai,

Gerakan wahabi, dari tatacara sholat hingga penanaman aqidahnya kini telah muncul dan menjelajah dunia internet, sementera dunia santri masih jauh dari memahami internet. Bagaiman kita akan menghadapinya? berimbangkah keadaan seperti ini ? nah oleh karena itu teman-teman, mari kita Al-Akhdzu biljadidil aslah , kita ambil yang baik-baik saja, yang tidak baik kita tinggalkan, semuanya kembali pada diri kita masing-masing bagaimana cara menyikapinya. Yang jelas internet kini telah hadir didepan mata kita dan menjadi media dari hampir segala kepentingan.

Sekian saja dulu dari saya, lain kali kita bisa bersambung.

Adil_indonesia

Parakan – Temanggung

Website : www.santrilirboyo.wordpress.com

Email    :  wira_pati@ymail.com

Phone    : (0293)597182

Mobile   : 08812792791

Siklus pergerakan NU

8 Juli 2009

Diambil dari :

http://www.mail-archive.com/kmnu2000@yahoogroups.com/msg13539.html

DALAM organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dikenal istilah “siklus 29

tahun”. Bermula ketika membaca Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah

Tangga (AD/ART) NU yang pertama kali. Tertulis, NU berdiri untuk 29

tahun. Diktum ini dalam muktamar NU berikutnya dirubah menjadi “NU

didirikan untuk waktu tidak terbatas”.
Dalam sejarah NU, kita akan menemukan patahan dalam setiap 29 tahun.

NU senantiasa mengalami perubahan pola dan strategi gerakan secara

fundamental. Siklus 29 tahun NU pertama, yaitu dari masa berdirinya NU

tahun 1926-1955. Ini adalah masa-masa awal NU dipimpin oleh para

pendirinya (generasi pertama) seperti KH Hasyim Asy”ari.
Dalam rentang 29 tahun pertama, NU merupakan jam”iyyah yang konsisten

menjaga akidah ahlussunnah wal jamaah dengan membangun visi kebangsaan

dan ke-Indonesia- an melalui keterlibatannya dalam perjuangan bangsa

membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Siklus 29 tahun pertama ini berakhir pada 1955 ketika NU menjadi

Baca selebihnya »

CALEG ANEH-ANEH

8 Juli 2009

Mau lihat kampanye caleg-caleg Indonesia yang aneh-aneh ! ada yang jadi petinju, ada yang mau jadi pegulat, bahkan ada yang tampil jadi Superman dan lain sebagainya, mau lihat silahkan lihat situs dibawah ini :

http://www.calegindonesia.com -   atau clik caleg aneh-aneh dalam BLOGROL -  lalu cari dan clik tombol -  GAYA CALEG.

Manuver PKS Turunkan Harga Diri Partai Demokrat

8 Juli 2009

Jakarta – Banyaknya kader PKS yang kepincut dengan duet JK-Wiranto diakui secara terbuka partai berlambang setangkai padi berlambang dua bulan sabit itu. Manuver yang mencoba menarik perhatian SBY dinilai telah usang.

“Manuver seperti ini sudah terlalu sering, sudah bisa dibaca orang, dan tidak akan mendapatkan respons dari Pak SBY, karena Pak SBY sudah membaca langkah-langkah seperti ini,” ujar pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Bachtiar Effendy kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (26/5).

Jelang kampanye pemilu presiden mendatang, seharusnya dilakukan PKS dengan langkah penguatan internal partai. Selain itu jangan biarkan parpol mitra koalisi tercerai-berai dengan tergabung dalam tim sukses selain SBY-Boediono.

“Hal ini akan membuat demoralisasi di tubuh Partai Demokrat. Seharusnya PKS memberikan pernyataan yang menentramkan hati, bukan yang mengecilkan hati seperti ini. Kalau seperti ini justru Partai Demokrat yang dirugikan,” paparnya.

Ia menilai, langkah PKS tersebut hanya untuk manikkan posisi tawar di mata SBY. Posisi tawar tersebut terkait jatah kursi kabinet. “Tapi bukan masanya lagi bermain seperti itu, ini masanya untuk konsolidasi strategi dan aksi,” jelanya.

Selain itu, dijelaskan dia, langkah PKS bisa dinilai sebagai langkah antisipatif, jika pasangan SBY-Boediono kalah dalam pertarungan Pilpres 2009.

“Pernyataan PKS ini mengherankan walaupun ada dugaan semacam langkah-langkah awal dari PKS kalau-kalau nanti ternyata ternyata dukungan kepada SBY tidak sebnyak yang dipersepsikan orang. Mereka tidak mau disalahkan, jadi memberi warning seperti ini,” terangnya.

Meski begitu, lanjutnya, langkah PKS itu bukan tidak akan diikuti oleh parpol mitra koalisi lainnya seperti PPP dan PAN. “Hanya PKB saja yang solid dan sepenuh hati dukung SBY-Boed. Sementara yang lainnya tidak karena ada perbedaan sejak awal koalisi seperti nama pendamping SBY,” tandasnya.

Sumber: www.inilah.com

Ironis, Din Syamsuddin Dukung Mega-Pro dan JK-Win

8 Juli 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP Komite 33 Dicky Arianto menyayangkan sikap Ketua Umum DPP Muhammadiyah Din Syamsuddin, yang dinilainya memihak dua pasang calon presiden-calon wakil presiden, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan M Jusuf Kalla-Wiranto, terkait masalah daftar pemilih tetap (DPT) yang dinilai masih berantakan.

“Kami tidak tahu maksud Kak Din (Syamsuddin). Namun, kami berharap para alim ulama bersikap arif. Jangan sampai karena dukung-mendukung pasangan capres-cawapres, rakyat dikorbankan. Ini ironis bahwa Kak Din berlaku seperti itu,” ujar Dicky.

Dicky mengatakan, sikap Din belum tentu mencerminkan pendirian Muhammadiyah seluruhnya. Sementara itu, terkait tuntutan dibuatnya Perppu sebagai solusi DPT yang masih kisruh, Dicky mengatakan, hal tersebut tidak tepat. “Pembuatan DPT harus melalui proses kajian yang panjang,” ujarnya.

Tapi kan DPT belum beres? “KPU juga kan manusia. Tidak ada yang sempurna. Yang penting jalan dulu. Jika ada penyimpangan, silakan laporkan ke Mahkamah Konstitusi. Sertakan bukti dan saksi-saksi. MK kan independen. Biarkan MK yang memutuskan,” ujarnya.

FLUKTUASI POLITIK NU DARI MASA KE MASA

5 Juli 2009

Nahdlatul Ulama (NU) berdiri 1926 adalah sebagai organisasi kemasyarakatan atau jam’iyah, bukan  partai politik, bukan institusi politik, tapi tak bisa dipungkiri dan dihindarai bahwa sejak kelahirannya NU telah bersinggungan dengan ruang politik. Pada tahun 1940-1943 NU masuk MIAI yang kemudian menjadi Masyumi. Masyumi dibentuk dimaksudkan untuk menciptakan kekuatan besar bagi umat Islam. Tahun 1945 Raisul Akbar Hadrotussyaikh KH Hasyim As’ary mengeluarkan fatwa resolusi jihad untuk menghadapi tentara nicca belanda. Dan pada tahun-tahun berikutnya NU juga tak tinggal diam menghadapi PKI. Ada satu hal yang perlu dicatat bahwa, kelahiran NU itu sendiri sebagai respon atas munculnya Islam wahabisme atau Islam reformis yang menyatakan dirinya sebagai kaum pambaharu Islam. Melihat sisi historis demikian maka boleh dikata  semenjak kelahirannya NU telah berpolitik, barulah pada tahun 1952 Muktamar NU ke 19 di palembang, NU resmi menyatakan diri sebagai partai politik setelah keluar dari Masyumi.

Dari pemilu 1955 sampai pemilu 1971 NU berhasil meraih suara cukup menggembirakan, NU benar-benar bermain di arena politik, NU punya bargaining  cukup tinggi, NU punya banyak wakil di DPR, para ulama  sepuh NU juga masih banyak. sampai disini NU masih berjaya. Barulah pada tahun 1973 NU mulai melewati masa awal perpecahan. Semua partai Islam termasuk NU harus fusi dalam satu partai yaitu Partai Persatuan Pembangunan(PPP).  PPP tak ubahnya seperti Masyumi dulu, perselisihan antar kelompok dalam tubuh PPP terus terjadi tak kunjung usai. Kasus yang terjadi di PPP serupa dengan yang terjadi di Masyumi – NU selalu dimarjinalkan. NU  dalam posisi rumit, bikin partai tak boleh, memperbaiki PPP juga suatu hal yang sangat sulit karena PPP dan PDI saat itu merupakan boneka orde baru.  Disinilah titik awal dimulainya perpecahan warga NU, dimana pemerintah Orba salah satu factor utama dalam penghancuran NU. NU selanjutnya hanya berpolitik secara moral yang sulit dipertanggungjawabkan hasilnya. NU kemudian hanya menitipkan para kadernya di PPP, sedang NU sendiri hanya bisa bermain diluar arena. Pola dukung mendukung oleh NU mulai dijalankan. NU terkadang bermetamorfosa dari hijau menjadi merah ketika Gus Dur mendekati Mega yang waktu itu kita kenal dengan istilah Mega-Gus Dur untuk menandingi PDI Suryadi. Atau terkadang NU berubah ujud dari hijau ke kuning ketika Gus Dur mengajak warganya untuk mengikuti Istighotsah NU-Golkar di berbagai daerah beberapa tahun silam sebelum reformasi.

Setelah reformasi bergulir, sepertinya ada harapan besar bagi NU untukmengembalikan kejayaan NU dimasa silam. Toh demikian masih terlalu berat jika NU menjelma menjadi partai. NU akhirnya mendirikan PKB dimana PKB diharapkan menjadi satu-satunya partai NU yang berakses ke PBNU. NU sendiri bukanlah partai tapi NU punya sayap politik yaitu PKB. Betapa hebat respon masyarakat terhadap lahirnya PKB, Ini wajar saja karena warga NU benar-benar haus dengan partai NU setelah 32 tahun NU dipinggirkan. Namun tampaknya harapan hanya tinggal harapan, PKB yang diharapkan menjadi sayap politik NU justeru berjalan sendiri bahkan senantiasa berseberangan dengan NU structural. Antara PKB dan NU mulai ada tanda-tanda kurang serasi, PKB memecat ketuanya yaitu Matori Abdul jalil yang sebenarnya NU tidak menghendaki. Ketidak serasian NU-PKB ini diperuncing lagi ketika NU punya gawe mencalonkan Hasyim Muzadi menjadi cawapres Mega. Dengan susah payah NU menggerakkan warganya dari tingkat PW-PC-MWC bahkan sampai ketingkat ranting untuk mengegolkan jagonya yaitu Hasyim Muzadi menjadi Cawapres, tapi PKB saat itu justeru mendukung Wiranto-Wahid dari Golkar, diteruskan pada  pilpres putaran kedua PKB mendukung SBY-JK. Cukup sudah PKB menyodok NU saat itu.  Mulai dari itu PKB dianggap bukan lagi partai sayap politik NU karena PKB  terlalu jauh meninggalkan NU. Baca selebihnya »

Dukungan Lirboyo kepada JK bisa berubah

4 Juli 2009

Rabu, 17 Juni 2009 | 11:49 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri : Komitmen para ulama khususnya Pondok Pesantren Lirboyo Kediri untuk mendukung Jusuf Kalla masih belum final. Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Idris Marzuki mengaku tidak akan memutus hubungan dengan Susilo Bambang Yudhoyono yang sudah terjalin sejak lama.

Dihubungi di sela-sela penyembuhan penyakit jantung yang dideritanya, Rabu (17/6), ulama yang akrab disapa Mbah Idris ini mengaku belum membuat keputusan akhir tentang dukungan yang akan diberikan. Sebab selain Jusuf Kalla, Mbah Idris juga membuka tangan kepada Yudhoyono yang sudah membuka komunikasi dengan dia. “Saya memiliki kedekatan yang kuat dengan Pak Jusuf Kalla dan SBY. Tidak mungkin saya pisahkan salah satunya,” kata Mbah Idris kepada Tempo.

Kyai yang memiliki 10.000 santri dari berbagai pelosok daerah ini justru mengambil sikap abstein dari dunia politik. Saat ini dia tengah berkonsentrasi pada penyembuhan penyakit jantung yang sudah lama dideritanya. Apalagi kondisi kesehatannya beberapa hari terakhir cukup lemah. “Saya mundur dulu dari aktivitas politik sambil mengistirahatkan diri,” ujarnya.

Bagaimana dengan suara ribuan santri Lirboyo dan ulama yang selama ini dekat dengannya? Mbah Idris meminta mereka untuk membuat keputusan sendiri sesuai keyakinannya. Hanya saja dengan tegas dia meminta untuk tidak memasukkan nama Megawati dalam pilihan tersebut. “Silahkan mau pilih Pak SBY atau JK. Asal bukan Megawati,” katanya singkat.

Sikap tersebut berbeda dengan penegasan sebelumnya diman Mbah Idris dengan terbuka mengungkapkan dukungannya kepada JK. Bahkan sikap tersebut diulang kembali saat menerima kunjungan JK di Pasuruan beberapa waktu lalu.

Namun demikian, Mbah Idris membantah jika perbedaan sikap itu terjadi pasca menerima kunjungan Boediono beberapa pekan lalu. Dia berdalih akan selalu menerima kunjungan siapapun yang ingin membangun silaturahmi.

Gus War: Mayoritas Kiai se-Jatim Dukung JK-Win

4 Juli 2009

Minggu, 21 Juni 2009

SURABAYA | SURYA Online – Kiai se-Jawa Timur (Jatim) siap mendukung pasangan capres/cawapres Jusuf Kalla dan Wiranto (JK-Win) dalam Pemilu Presiden 2009.

“Kami sudah melakukan bahsul masail terbatas untuk menyamakan persepsi dan tinggal menyatakan kebulatan tekad untuk mendukung JK-Win,” kata juru bicara kiai se-Jatim, KH Anwar Iskandar (Gus War), di Surabaya, Minggu (21/6).  Selengkapnya clik disini Baca selebihnya »

1500 Kiai se-Jatim Dukung JK-Win

4 Juli 2009

SURABAYA(Pos Kota)-Sebanyak 1.500 kiai se-Jawa Timur menyatakan mendukung dan siap memenangkan pasangan capres-cawapres JK-Wiranto. Alasannya, karena hanya ada satu capres dari Nadhlatul Ulama (NU). Baca selengkapnya, clik disini Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.